Sebagaimana dirilis oleh UEFA, dua negara Eropa yang mengajukan proposal untuk menjadi tuan rumah di ajang Piala Euro 2024 mendatang adalah Jerman dan Turki. Kedua negara diberikan waktu sampai april tahun depan untuk mengkampanyekan bagaimana mereka bisa menyajikan kompetisi tersebut.

Piala Euro adalah salah satu kompetisi yang sangat dinantikan para penikmat sepakbola, dimana kompetisi ini digelar oleh UEFA sekali dalam empat tahun. Tak heran jika banyak negara yang berebut untuk menjadi tuan rumah penyelenggara turnamen ini. Tapi uniknya, untuk edisi Piala Euro 2024 mendatang, sejauh ini hanya ada dua negara yang mengajukan diri.

Seperti diketahui, terakhir Piala Euro berlangsung pada tahun 2016 kemarin, yang mana Prancis menjadi tuan rumah, mereka terbilang berhasil, meski secara prestasi hanya puas finish sebagai runner up usai dikalahkan Portugal pada babak final. Sedangkan, selanjutnya di tahun 2020, UEFA telah menentukan bahwa kompetisi akan digelar di banyak Kota-Kota besar seperto Roma, London, Madrid, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk tahun 2024, UEFA sendiri telah membuka kesempatan bagi negara manapun yang merasa mampu untuk mengajukan diri sebagai Tuan rumah piala Euro 2024 mendatang. Fakta mengejutkan ketika Asosiasi Sepakbola Tertinggi di Eropa itu mengumumnkan bahwa sejauh ini hanya ada dua negara yang mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah di ajang Piala Euro 2024 mendatang.

Ya, kedua negara tersebut adalah Jerman dan Turki, selain keduanya, tidak ada lagi proposal yang diterima UEFA. Jerman sendiri sempat menggelar turnamen Piala Dunia dengan baik pada tahun 2006 silam. Sedangkan Turki sempat mengajikan diri untuk menjadi tuan rumah Euro 2008 dan 2012, sayangnya, proposal mereka berakhir penolakan.

Dengan demikian maka Jerman dan Turki memiliki waktu hingga April 2018 untuk memproduksi kampanye bagaimana mereka akan bisa menggelar turnamen nanti.