Diakui sang manajer asal Spanyol tersebut bahwa Barcelona unggul telak dalam pertandingan tadi, dimana para pemain Raksasa Catalan bermain sangat tenang di menit-menit krusial yang kemudian berbuah tiga gol. Emery sendiri tak mau terus bersedih dengan kegagalan yang dipetiknya sebagai pelajaran berharga ini.

Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery harus menerima kenyataan pahit setelah tim asuhannya gagal melangkah ke babak perempat final Liga Champions Eropa. Selepas pertandingan leg kedua yang begitu cetar membahana di Camp Nou, mantan pelatih Sevilla inipun kemudian angkat bicara.

Tim arahan Unai Emery yang notabenenya adalah juara bertahan Ligue 1 Prancis sebenarnya memiliki keunggulan empat gol atas Barcelona, berkat kemenangan 4-0 yang mereka raih pada leg pertama di Paris beberapa waktu lalu. Bisa dikatakan, satu langkah mereka sudah berada di babak delapan besar. Namun, Barcelona kemudian menciptakan sejarah yang sangat luar biasa, mereka mencetak enam gol ke gawang Kevin Trapp di leg kedua 16 besar yang berlangsung di Camp Nou, sementara PSG hanya mampu membalas lewat satu gol edinson Cavani.

Skor 6-1 membuat Agregat menjadi 6-5 kemenangan Barcelona yang berhak atas tiket ke babak perempat final. Selepas laga yang berlangsung dramatis tersebut, pelatih PSG, Unai Emery harus mengakui keunggulan tuan rumah.

”Saat kami menganalisa ini, benar bahwa kami melewatkan banyak peluang, babak pertama adalah kesalahan besar kami, dan kami tidak bisa menekan mereka, atau melakukan sesuatu saat menguasai bola. Kami bertahan dengan sangat dalam, dan mereka punya lebih banyak peluang Mencetak gol. Dua gol yang mereka cetak di babak pertama adalah kesalahan kami”

”Di babak kedua, kami bermain lebih tenang, terutama dalam penempatan posisi. Performa kami meningkat dan sempat punya peluang untuk membuat kedudukan menjadi 3-2. Tapi keputusan wasit berlawanan dengan keinginan kami, dan kami kalah di semua sektor pada menit-menit akhir. Barcelona bisa melakukan hal seperti itu, mereka benar-benar tenang saat menyerang kami di menit-menit krusial. Ini adalah pengalaaman negatif bagi saya dan klub, tapi kami harus tetap belajar dari kekalahan ini” Ujar Emery kepada laman resmi UEFA.