Hal tersebut diungkapkan oleh Marco Verratti, gelandang Paris Saint-Germain yang turut bermain sejak awal di Camp Nou. Dia mengaku sempat berbicara dengan para pemain Barcelona, dan ketika itu mereka mengatakan bahwa laga ini telah berakhir, selepas gol balasan yang dicetak Edinson Cavani.

Barcelona baru saja berhasil mencetak sejarah terbaik dalam dunia sepakbola dengan Comeback yang luar biasa. Mereka membalikan kedudukan agregat dari 4-0 menjadi 6-5 saat memainkan leg kedua babak 16 besar di Estadio Camp nou. Tapi tahukah anda bahwa sebenarnya, para pemain Barcelona sempat mengibarkan bendera putih dalam laga tersebut?

Bermain sebagai tim tuan rumah dalam pertandingan tersebut, Barcelona langsung menekan sejak awal, kemudian mencetak gol cepat melalui Luis Suarez, skor 1-0 bertahan hingga jeda. Asa Barcelona kemudian terjaga setelah Layvin Kurzawa mencetak gol bunuh diri , dan penalti Messi merobek jala Kevin Trap. Namun, tim Tuan Rumah sempat kehilangan percaya diri setelah Edinson Cavani mencetak gol balasan yang membuat kedudukan menjadi 3-1.

Para suporter Barcelona bahkan sempat meninggalkan Stadion lebih awal saat memasuki menit ke-80, dimana kedudukan tak berubah. Tapi secara luar biasa, di menit-menit terakhir mereka mencetak tiga gol tambahan, dua diantaranya dicetak Neymar, sementara gol penentu kelolosan dicetak Sergi Roberto yang berhasil terhindar dari Jebakan Offside.

Kemenangan Barcelona ini menunjukkan bahwa para pemain mereka tidak berhenti percaya sampai akhir, tapi ternyata Marco Verratti selaku gelandang PSG yang bermain penuh dalam laga tersebut mengaku sempat mendengar kata ’menyerah’ dari para pemain Los Catalan.

"Dengan gol dari Cavani, kami mampu meningkatkan rasa aman. Saya sempat berbicara dengan para pemain Barca, mereka berkata kepada saya bahwa laga ini telah usai," ungkap Verratti seperti dikutip dari L'Equipe.